Begini Penjelasan Polisi terkait Mobil Triton yang Terbakar di SP 1, Desa Cinta Damai


Jumat, 20 November 2020 - WIB - Dibaca: 1453 kali

Mobil Triton Terbakar. Foto ini Viral di Jejaring Sosial, Kamis malam (19/11). / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR - Mobil Triton diduga bermuatan minyak ilegal terbakar di SP 1, Desa Cinta Damai Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar). Foto insiden ini diunggah di akun facebook (FB) atas nama Hamdi Zakaria yang telah mendapatkan komentar sekitar 14 kali.

Dalam unggahan itu, Hamdi Zakaria menyebutkan jika mobil Triton tersebut milik salah satu kontraktor. Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh siapa kontraktor yang ia maksud dalam postingan itu. "Edisi hari ini... diduga armada milik salah seorang kontraktor bermuatan minyak ilegal hangus terbakar,"katanya.

Kemudian postingan tersebut direspon oleh netizen, sempat menanyakan lokasi kejadian tersebut. "Dimano TKP kando?, tanya akun Facebook atas nama Supendri Tsn.

Dijawab oleh akun yang menggugah akun tersebut, jika kejadian itu berada di SP1 Merlung, Kabupaten Tanjabar. "Lokasi SP 1 Merlung Do,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) membantah unggahan Facebook Hamdi Zakaria yang menyebutkan mobil bermuatan minyak Ilegal terbakar

"Itu kejadian bukan di Merlung, itu di Cinta Damai SP 1 Kecamatan Renah Mendaluh,"kata Kapolsek Merlung AKP Hardianto, Kamis (19/11/2020).

Hardianto menegaskan hal itu bukan minyak Ilegal tetapi minyak solar yang resmi yang digunakan untuk alat berat yang tengah mengerjakan replanting di lokasi itu. "Enak nian kalau minyak, itu minyak solar. Itu orang mengerjakan replanting, itu mau melangsir minyak ke lokasi kerja,"ujarnya kepada wartawan.

Namun, saat mobil tersebut ditengah dipanasi saat itu terjadi seperti konsleting arus listrik pada mobil yang mengakibatkan terjadinya kebakaran. Beruntung dalam kejadian itu tidak memakan korban. "Jadi dipanasi mobilnya tapi malah ada kayak konsleting,"ucapnya.

Bahkan, pihak yang memiliki mobil itu telah melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Merlung. Namun, laporan belum bisa di proses karena mati lampu di Merlung. "Sudah datang tadi buat laporan, kejadianya kemarin Rabu (18/11/2020),"ujarnya.

Bahkan, dia menegaskan tim nya sudah melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan hal itu. "Kita sudah cek juga ke Lokasi."tandasnya. (*/ek/HS)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement