Begini Penjelasan Polisi terkait Mobil Triton yang Terbakar di SP 1, Desa Cinta Damai


Jumat, 20 November 2020 - WIB - Dibaca: 1556 kali

Mobil Triton Terbakar. Foto ini Viral di Jejaring Sosial, Kamis malam (19/11). / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR - Mobil Triton diduga bermuatan minyak ilegal terbakar di SP 1, Desa Cinta Damai Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar). Foto insiden ini diunggah di akun facebook (FB) atas nama Hamdi Zakaria yang telah mendapatkan komentar sekitar 14 kali.

Dalam unggahan itu, Hamdi Zakaria menyebutkan jika mobil Triton tersebut milik salah satu kontraktor. Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh siapa kontraktor yang ia maksud dalam postingan itu. "Edisi hari ini... diduga armada milik salah seorang kontraktor bermuatan minyak ilegal hangus terbakar,"katanya.

Kemudian postingan tersebut direspon oleh netizen, sempat menanyakan lokasi kejadian tersebut. "Dimano TKP kando?, tanya akun Facebook atas nama Supendri Tsn.

Dijawab oleh akun yang menggugah akun tersebut, jika kejadian itu berada di SP1 Merlung, Kabupaten Tanjabar. "Lokasi SP 1 Merlung Do,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) membantah unggahan Facebook Hamdi Zakaria yang menyebutkan mobil bermuatan minyak Ilegal terbakar

"Itu kejadian bukan di Merlung, itu di Cinta Damai SP 1 Kecamatan Renah Mendaluh,"kata Kapolsek Merlung AKP Hardianto, Kamis (19/11/2020).

Hardianto menegaskan hal itu bukan minyak Ilegal tetapi minyak solar yang resmi yang digunakan untuk alat berat yang tengah mengerjakan replanting di lokasi itu. "Enak nian kalau minyak, itu minyak solar. Itu orang mengerjakan replanting, itu mau melangsir minyak ke lokasi kerja,"ujarnya kepada wartawan.

Namun, saat mobil tersebut ditengah dipanasi saat itu terjadi seperti konsleting arus listrik pada mobil yang mengakibatkan terjadinya kebakaran. Beruntung dalam kejadian itu tidak memakan korban. "Jadi dipanasi mobilnya tapi malah ada kayak konsleting,"ucapnya.

Bahkan, pihak yang memiliki mobil itu telah melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Merlung. Namun, laporan belum bisa di proses karena mati lampu di Merlung. "Sudah datang tadi buat laporan, kejadianya kemarin Rabu (18/11/2020),"ujarnya.

Bahkan, dia menegaskan tim nya sudah melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan hal itu. "Kita sudah cek juga ke Lokasi."tandasnya. (*/ek/HS)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement