Salesmen


Selasa, 27 Oktober 2020 - WIB - Dibaca: 1208 kali

Musri Nauli, Advokat Kondang dan Penulis Opini Aktif di Provinsi Jambi.(*/nik) / HALOSUMATERA.COM

Musri Nauli - Direktur Media Publikasi dan Opini Tim Pemenangan Al Haris-Sani

Mengikuti diskusi yang dipaparkan oleh Bahren Nurdin yang berjudul “Menjadi Pemilih Loyalis Rasionalis”, seketika saya tertawa terbahak-bahak.

Dengan perumpamaan membeli ikan sungai di pasar, perumpamaan yang disampaikan Bahren mendukung tema yang dipaparkan. “Loyalis” dan “rasioanis”.

Ide tentang alinea terakhir menyebutkan “setiah pada pasangan calon yang dipilih dengan tetap mengedepankan nilai-nilai rasional” kemudian disambung “loyalis rasionalis”.

Perumpamaan dengan membeli ikan sungai segar dipasar membuat idenya menarik untuk diikuti..

Mengikuti alur pemikiran yang disampaikan oleh Bahren, saya malah memberikan sebuah perumpamaan yanh berbeda.

Salesmen..

Secara umum, istilah salesmen dilekatkan kepada penjual. Seseorang yang bertugas “mempromosikan barang untuk dijual".

Sebagai “sales”, maka dia memang bertugas untuk mempromosikan barang dagangan agar laku. Termasuk teknik-teknik, membujuk para pembeli. Bahkan tidak henti-henti menghubungi pembeli agar bersedia menolehkan dan segera membeli produknya.

Namun diranah politik, rasionalitas menempatkan sebagai pilihan utama.

Memilih ketua kelas dipastikan bukanlah murid yang suko bolos. Atau murid yang kabur disaat teman-temannya kena marah.

Ketua kelas harus menghadapi tekanan guru. Bahkan apabila diperlukan, dia mengambil  alih tanggungjawab kesalahan temannya.

Memilih ketua kelas adalah orang yang memikirkan nasib teman-temannya. Saya memberikan istilah “rekam jejak”. Rekam jejak kemudian menempatkan pilihan menjadi rasional. Meminjam istilah  Bahren menyebutkan “loyalis rasionalis”.

Pilihan politik bukanlah tugas sales. Tapi tugas tim sukses meyakinkan pemilih agar memilih dengan rasionalitas.

Memilih rasionalitas bukan semata-mata menggambarkan mengapa memilih kandidat.. Tapi mengajak memilih karena memang rasional dipilih.

Dalam kancah demokrasi praktis, berbagai slogan, kampanye tetap terukur. Apakah program yang diusung memang “rasional” untuk dijalankan.

Jangan terjebak dengan slogan namun sulit untuk dilaksanakan. Bahkan sang kandidat malah “asal cuap”. Dan sama sekali tidak melihat apakah program itu dilaksanakan atau tidak.

Dari sudut pandang inilah, Bahren kemudian mengkritik. Jangan membabi-buta untuk mendukung. Apalagi ditambah suara supporter yang gegap gempita.

Kritikan Bahren cukup pedas.. Memilihlah dengan rasional.

Meminjam pemikiran Bahren, alasan rasional ketika memilih menampakkan watak dari pemilih. Pilihan menggambarkan cara pandang pemilih.

Disaat demokrasi semakin baik, pilihan kandidat  semakin beragam, maka rakyat kemudian menjadi banyak pilihan.

Demokrasi kemudian mengajarkan rasionalitas, Rasionalitas yang berangkat dari “rekam jejak”, Rasionalitas kemudian menjadi loyalis. Tentu saja bukan loyalis buta. Loyalis semu..

Sekali lagi, ide dari Bahren menarik untuk disentil. Agar tidak fanatisme semu untuk mendukung di Pilkada..

Selamat Datang Pilkada Jambi.

Selamat Memilih




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement