Bangun Kanal Atasi Banjir Abu Vulkanik Gunung Kerinci


Senin, 23 Januari 2023 - 14:07:32 WIB - Dibaca: 104 kali

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Yazzer Arafat, turun ke Desa Sungai Rumpun, melihat kondisi timbunan abu vulkanik yang sudah mulai mengeras.(*/dok) / HALOSUMATERA.COM

KERINCI - Tertimbunnya lahan pertanian oleh abu vulkanik Gunung Api Kerinci, di Desa Sungai Rumpun, Kecamatan Gunung Tujuh, Kerinci, disikapi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi. 

Pasalnya, kejadian serupa bakal sering terjadi, dan bisa mengancam warga yang bermukim di kaki Gunung Kerinci, terutama di aliran Sungai Rumpun.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Yazzer Arafat, sudah turun ke Desa Sungai Rumpun, melihat kondisi timbunan abu vulkanik yang sudah mulai mengeras.

Dijumpai di sela-sela peninjauan, Yazzer menegaskan, untuk kedepannya banjir abu vulkanik yang dibawa arus sungai dari puncak gunung harus diantisipasi dengan baik.

"Kami merencanakan pembangunan kanal-kanal dan turab, agar alur abu vulkanik saat turun terbawa air tidak meluap ke lahan pertanian, perkebunan, dan pemukiman warga," ungkap Yazzer.

Yazzer menjelaskan, program tahun 2023 sudah berjalan. Pengelolaan sungai dan sumber daya air (SDA) kewenangannya berada di pemerintah pusat, persisnya di Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI.

Kendati begitu, Yazzer Yasser meyakinkan bahwa Dinas PUPR Provinsi Jambi akan bersinergi dengan Dinas PUPR Kerinci dan BWSS VI, untuk mengantisipasi terjadinya banjir abu vulkanik yang dibawa arus sungai.

"Tahap awal kami akan membuat perencanaan dulu. Setelah itu kami akan membuat fisiknya, karena kita harus tahu dulu berapa volume-volume dan aliran keluar. Jangan sampai nanti pada pelaksanaan ternyata perencanaan yang dibuat keliru," beber Yazzer.

Menurut Yazzer, rencana pembangunan itu bisa berjalan jika semua pihak bersinergi. 

"Kami berharap pihak kabupaten melaksanakannya dulu. Nanti akan direkomendasikan oleh pihak balai. Dari hasil itu kita akan berbagi, kabupaten menangani apa, provinsi menangani apa," jelas Yazzer. 

Menurut pria berdarah Kerinci ini, tahap awal antisipasi abu vulkanik sudah dilakukan upaya oleh Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, berupa normalisasi aliran sungai, dengan mengeruk Sungai Rumpun menggunakan alat berat.

Pengerukan dilakukan untuk mengantisipasi aliran abu vulkanik yang dibawa arus sungai masuk ke lahan pertanian dan pemukiman warga. 

Pengerukan dimulai dari bagian bawah, sehingga abu vulkanik yang muncul tidak meningkat ke atas. Jika itu terjadi bisa lebih membahayakan kawasan pertanian, perkebunan, bahkan pemukiman masyarakat.

"Kami rasa satu alat yang diturunkan Pemerintah Kabupaten Kerinci sudah cukup. Hasil ini nanti akan saya sampaikan kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan BWSS VI, sehingga akan ada program yang dilakukan khusus di daerah ini," ungkap Yazzer. (*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

The Ultimate Excellence, New Honda PCX160 Warna Baru Hadir di Jambi

JAMBI – Varian warna baru pada skutik premium New Honda PCX160 telah hadir di seluruh Dealer resmi sepeda motor Honda yang tersebar di Provinsi Jambi. Piliha

Mitra Bisnis

Bupati Tanjabbar Resmikan Masjid As Syarif Kodim 0419/Tanjab

TANJABBAR - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat M Ag hadir dan turut meresmikan Masjid As Syarif di Jalan KH Dewantara, Kecamatan Tungkal Ilir, tepatn

Advertorial

Dugaan Praktek Aborsi di Salah Satu Hotel, Kapolres Tanjabbar: Bayi Ditemukan Dalam Plastik

KUALATUNGKAL – Seorang perempuan, DM (22) meninggal dunia dan sempat pendarahan di salah satu kamar hotel di Kualatungkal, Kabupaten Tanjabbar, Jambi, Min

Hukum & Kriminal

Begini Kondisi Jalan di RT 10, Lorong Semangat

TANJABBAR - Jalan setapak di RT.10, Lorong Semangat, Jalan Manunggal II, Kelurahan Tungkal II Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi, mempe

Berita Daerah

Truk Batubara Masuk Kota Jambi Didenda Rp 50 Juta

JAMBI – Ketua RT di Kota Jambi diminta untuk mengikuti dan melaksanakan peraturan Walikota Jambi, terkait penertiban truk batubara dari Kota Jambi. Intruksi i

Berita Nasional


Advertisement